
Maros Mulai Bersiap Bangun Pertanian Modern
Maros, (19/03) - Maros berjarak 30 km dari Makassar. Hal ini menjadikan Maros sebagai salah satu penyangga pangan dan pertanian di Ibu Kota Sulawesi Selatan tersebut. Daerah yang dijuluki Butta Salewangang tersebut memiliki luas lahan baku sawah sebesar 25.276 hektare dengan jumlah produksi sebesar 194.610 ton pada tahun 2024.
Guna meningkatkan produksi padi serta mengakselerasi luas tambah tanam, pada Rabu, 19 Maret 2025 Kab. Maros menyelenggarakan “Rapat Koordinasi Satgas Swasembada Pangan Kabupaten Maros Tahun 2025” yang dipimpin langsung oleh Kepala BSIP Kementan dan Bupati Maros. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Pola, Kompleks Kantor Bupati Maros.
Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam menyampaikan komitmennya mendukung program strategis Kementerian Pertanian khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Saya akan memimpin langsung Satgas Percepatan di Maros ini. Maros juga akan menjadi percontohan pertanian modern. Demplot-demplot terkait tekonologi pertanian nantinya akan kita upayakan juga di Maros,” ungkap Chaidir.
Sebelumnya Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur menyampaikan bahwa saat ini Maros tertinggal dalam mengakselerasi luas tambah tanam. Kendala tersebut disebabkan karena dalam tiga bulan terakhir Maros telah tiga kali mengalami banjir akibat luapan Bendungan Lekopancing. Namun hal tersebut menjadi evaluasi pemerintah agar dapat melakukan pengelolaan lebih baik, sehingga bencana banjir dapat dikonversi dan dimanfaatkan untuk mendukung pertanaman padi mencapai IP300.
Kepala BSIP Kementan, Prof. Fadjry Djufry selaku PJ Satgas Swasembada Pangan Sulawesi Selatan menyampaikan perlunya terobosan inovasi dan pemanfaatan teknologi seperti pertanian modern untuk mendukung swasembada pangan. Pihaknya juga menekankan pentingnya kerja sama dan gotong royong untuk mewujudkan Sulawesi Selatan menjadi lumbung pangan nasional.
“Maros harusnya dapat berkontribusi lebih banyak, kemarin Bantimurung sudah IP300, kita mau dibeberapa titik bisa (mencapai) IP400. Itulah yg diharapkan pemerintah supaya stok pangan kita cukup,” jelas Prof. Fadjry.
Hadir pada pertemuan tersebut Satgas Swasembada Pangan Sulawesi Selatan termasuk Kepala BSIP Serealia, Amin Nur. Komandan Kodim 1422/Maros, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Maros, Camat lingkup Kab. Maros serta penyuluh lingkup Kab. Maros.
__________
Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".
__________
Reporter: Muchammad Fatchur Rizza
Redaktur: Rahmi Yuliani Arvan